Kamis, 16 Agustus 2018

Kulit Kuku Jangan Dipotong, Ini Bahaya nya!


Kulit mati di sekitar kuku yang biasanya sangat tebal ini dinamakan Kutikula kuku, biasa baru terlihat ketika kita memotong kuku. Karena strukturnya yang kasar, tebal, berwarna putih, dan menonjol, biasanya kita memotongnya menggunakan gunting kuku agar tampilan setelah potong kuku lebih maksimal. 
Memotong, kulit, kutikula, kuku
Sumber gambar: http://marcosbritto.com.br

Namun para pakar kesehatan dan spesialis kulit sepakat bahwa kutikula atau kulit mati di sekitar kuku sebenarnya tidak perlu dihilangkan. Memotong kutikula kuku dapat meningkatkan resiko kompilasi kesehatan pada kuku anda, seperti infeksi bakteri penyebab cantengan dan infeksi jamur kuku. Hal ini terjadi karena kulit mati tersebut berfungsi untuk melindungi kuku dari kuman dan bakteri yang masuk ke kuku. Ketika kuku tumbuh dari kantong kecil yang ada di bawah kulit atau disebut matriks kuku, kutikula kuku ini lah yang melindungi matriks kuku dari masuknya bakteri selama pertumbuhan kuku.  

Oleh karena itu, memotong kulit kuku atau kutilkula kuku beresiko infeksi kuku oleh bakteri, menghambat pertumbuhan kuku hingga menimbulkan kerutan, bintik-bintik dan garis putih pada kuku. 

Lantas, bagaimana mengatasi Kulit Kuku / Kutikula Kuku yang kasar dan terlihat menonjol setelah kita potong kuku ini? Ternyata ada perawatan khusus untuk kutikula kuku agar tidak mengganggu dan berpotensi mengelupas yang rasanya sangat sakit.

Tips Perawatan Kulit Mati Kuku (Kutikula Kuku)


Berikut ini tips-tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kulit mati di sekitar kuku kita.
1. Rendam kuku di air hangat agar kulit kuku dan cepat mengelupas.Dengan merendam kuku ke air hangat, kulit mati di sekitar kuku akan mengendur dan lebih lunak.  Untuk memaksimalkan hasil, tambahkan satu sendok teh jus lemon atau cuka segar kedalam rendaman air hangat.

2. Gunakan orange stick untuk mendorong kutikula kedalam
Selain dipotong, kita juga bisa mendorong kutikula masuk kedalam menggunakan orange stick agar tidak menonjol keluar. Ada baiknya sebelum didorong kedalam menggunakan orang stick , kulit kuku direndam dulu di air agar lebih lunak. 
Orange, stick, for, nail, treatment
Sumber gambar: Aliexpress.com

Orang Stick sendiri adalah tongkat kecil yang terbuat dari kayu atau logam, biasanya dijual di toko kecantikan atau toko obat. Untuk orange stick logam dapat digunakan berkali-kali, namun untuk orange stick kayu hanya satu kali pakai, hal ini untuk menghindari bakteri-bakteri sisa pembersihan kutikula dan bagian-bagian pada sela-sela kuku. Cara menggunakannya adalah dengan mendorong kutikula menggunakan ujung datar orange stick. Lakukan secara perlahan-lahan dan lembut agar tidak melukai tepian kuku. Meskipun cara ini cukup efektif, namun lakukan metode ini hanya sekali atau dua kali dalam sebulan, tidak lebih, karena kulit tepian kuku atau kutikula yang cukup sensitif. 

3. Gunakan pelembab pada kuku dan kutikula
Bisa menggunakan pelembab berbentuk salep atau krim lotion untuk hasil terbaik. Kuku dan kutikula yang lembab dapat mengurangi potensi kutikula mengelupas karena kering dan kasar. Khususnya pada siang hari, gunakan lotion yang cepat meresap dan tidak membuat tangan terasa berminyak. 

4. Hindari kebiasaan menggigit kuku
Bagi sebagian orang, menggigit kuku adalah kebiasaan yang menyenangkan, kadang sering dilakukan tanpa sadar. Kebiasaan menggigit kuku ini selain buruk bagi kesehatan pencernaan (dapat menyebabkan sakit perut karena bakteri masuk kedalam mulut), juga tidak baik untuk kesehatan kuku dan kulit kuku. Kulit kuku atau kutikula yang tergigit dapat sobek dan mengelupas yang diiringi rasa sakit ketika kulit mengelupas.

Itulah beberapa tips yang berguna untuk merawat kulit kuku kita, terutapa ketika setelah melakukan potong kuku / gunting kuku. Semoga bermanfaat dan jangan lupa share kepada teman-teman mu melalui link share facebook atau whatsapp dibawah ini.