Jumat, 30 Desember 2016

Inilah 4 Cara Alami Memancungkan Hidung Tanpa Ribet dan Permanen

Cara memancungkan hidung secara alami mungkin banyak dicari-cari oleh para wanita yang ingin memiliki hidung yang lebih mancung. Banyak wanita yang memiliki standar idealis bahwa cantik dengan proporsi wajah ideal itu adalah yang memiliki hidung mancung pipi tirus, dagu lancip, dll. Maka dari itulah banyak sekali wanita yang mencari-cari cara untuk mengubah proporsi wajah mereka ke bentuk yang lebih ideal. Berbagai macam cara dilakukan, baik cara alami hingga menempuh jalan operasi. Namun terkadang banyak yang tidak mengindahkan efek samping yang bisa merusak tubuh. Cara yang paling aman sebenarnya adalah menggunakan cara-cara alami, selain tidak memiliki efek samping yang berbahaya, treatment secara alami juga sangat mudah dilakukan dan tentunya tidak membutuhkan biaya yang banyak.

Nah di bawah ini ada beberapa cara memancungkan hidung secara alami, walaupun bisa membuat hidung lebih mancung namun cara-cara d bawah ini haruslah dilakukan dengan rutin agar mendapatkan hasil yang dinginkan.

Cara Memancungkan Hidung Secara Alami

#1. Smiling Fish Frenzy
Seperti namanya, smiling fish frenzy yang berarti ikan gila senyum, kalian bisa melakukan gerakan senyum dengan bentuk wajah dimiripkan dengan ikan. Caranya adalah dengan merapatkan gigi dan bibir. Kalian harus rutin melakukan gerakan ini. Untuk setiap harinya disarankan untuk menaha gerakan wajah seperti ini selama 20 menit hingga 30 menit untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dalam beberapa minggu, jika kalian rutin melaksanakannya kalian bisa melihat hasilnya dan terus lakukan hingga progres pemancungan hidung kalian mencapai target yang kalian inginkan.

Selain bisa dijadikan alternatif cara memancungkan hidung secara alami gerakan smiling fish frenzy ini juga dipercaya mampu meniruskan pipi. Jadi, selain kalian bisa memancungkan hidung, melalui gerakan ini kalian juga bisa sekalian meniruskan pipi kalian, Kuncinya satu, kalian harus rutin melakukannya dan sabar menunggu hasil karena cara alami akan membutuhkan waktu lebih lama dibanding cara instan yang beresiko lebih tinggi.

#2. Meregangkan Wajah
Cara memancungkan hidung secara alami selanjutnya adalah dengan gerakan meregangkan wajah. Gerakan ini juga dipercaya dapat membuat hidung menjadi lebih mancung. Gerakannya pun cukup sederhana kalian hanya perlu mengerucutkan bibir dan pipi ke arah depan lalu kalian dapat menarik pipi yang dekat dengan telinga dengan jari-jari kalian, Tahan posisi seperti ini dengan durasi waktu 5 menit hingga 10 menit. Kalian bisa melakukannya dengan dua pipi sekaligus menggunakan jari tangan kanan dan kiri dan kalian juga bisa melakukannya sendiri-sendiri secara bergantian. Jangan lupa lakukan rutin.

#3. Memijat-mijat Hidung
Cara memancungkan hidung secara alami dengan memijat-mijat hidung ini dapat dilakukan embari mengoleskan minyak zaitun di sisi-sisi hidung bersamaan dengan pijatan dimulai dari pangkal hidung hingga ke ujung hidung yang berdekatan dengan lubang hidung. Pijat dengan perlahan dan rutin dilakukan. Jika kalian kurang yakin dengan pijatan kalian, kalian bisa mengunjungi pusat kecantikan atau tempat pijat wajah agar pijatan yang dilakukan di hidung dilakukan secara tepat oleh ahlinya. Dengan memijat wajah secara benar, selain dapat memancungkan hidung kalian juga bisa mendapatkan manfaat lain yaitu dapat mengencangkan wajah, mengurangi gurat-gurat halus dan kerutan, dan melancarkan peredaran darah di area wajah kalian.

#4. Gerakan Yoga
Ternyata beberapa gerakan yoga terutama gerakan-gerakan yang berkaitan dengan relaksasi dan pernafasan mampu memancungkan hidung. Hampir sama dengan gerakan yoga lainnya, kalian bisa duduk dengan tegak kemudian kalian bisa memencet atau menutu lubang hidup sisi kanan. Hirup nafas sedalam-dalamnya dan tahan hingga hitungan keempat, setelah itu buang nafas hingga seluruhnya keluar. Kemudian lakukan bergantian dengan lubang hidung sisi satunya. Lakukan secara rutin 2 kali sehari pada pagi setelah bangun dan malam sebelum tidur.

Demikian beberapa cara memancungkan hidung secara alami.

Sabtu, 10 Desember 2016

10 Jenis Racun Berbahaya yang Terdapat Dalam Kosmetik

Selalu tampil cantik merupakan dambaan setiap wanita. Beragam hal mereka lakukan agar dapat selalu tampil cantik dan menawan. Perawatan kecantikan secara alami yang berharga murah hingga membeli beragam kosmetik dan perawatan salon yang berharga mahalpun mereka lakukan. Untuk dapat cantik menggunakan bahan alami memang memerlukan waktu yang sangat lama dan butuh ketelatenan, sehingga para wanita biasanya lebih memilih menggunakan beragam macam alat kosmetik untuk membuat mereka terlihat lebih cantik.
Racun Berbahaya yang Terdapat Dalam Kosmetik

Pemakaian beragam kosmetik memang dapat menunjang penampilan. Tapi tahukah anda jika dalam sebuah produk kecantikan bisa mengandung beragam jenis racun berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan? Merkuri mungkin merupakan zat berbahaya yang paling terkenal yang sering digunakan dalam produk pemutih kulit, namun selain merkuri masih banyak zat berbahaya lainnya yang patut anda ketahui. Berikut ini 10 jenis racun berbahaya dalam kosmetik yang harus anda ketahui.
  1. Hydroquinone
    Hydroquinone biasanya digunakan dalam produk pemutih wajah dan berfungsi untuk mencerahkan dan menghilangkan flek-flek hitam pada wajah. Namun jika kosmetik yang mengandung zat ini digunakan secara berlebihan maka akan dapat menyebabkan kulit menjadi iritasi, kering, kemerahan bahkan dapat memberikan efek rasa panas seperti terbakar pada kulit. Efek samping jangka panjang dapat menyebabkan kulit melepuh, pecah-pecah serta terjadinya penggelapan pada kulit. Selain itu kulit yang diolesi dengan hydroquinone juga menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.
  2. Tretinoin
    Tretinoin bisanya terdapat dalam produk penghilang jerawat. Penggunaan tretinoin dapat menyebabkan peradangan pada kulit. Biasanya kulit akan menjadi iritasi, terasa panas, kemerahan dan bahkan dapat menyebabkan pengerasan pada kulit. Penggunaan tretinoin oleh ibu hamil dapat menimbulkan resiko kecacatan pada janin.
  3. Sodium Lauryl Sulfate
    Zat sintesis ini biasanya digunakan dalam produksi pembuatan deterjen agar dapat lebih menghasilkan busa. Namun pada kenyataannya zat ini juga digunakan dalam shampo. Penggunaan shampo yang mengandung zat berbahaya ini dapat menyebabkan kerontokan pada rambut, iritasi mata, ruam-ruam pada kulit, ketombe dan juga alergi pada kulit kepala.
  4. Merkuri atau air raksa.
    Merkuri merupakan zat berbahaya dalam kosmetik yang sudah banyak dikenal oleh para pengguna kosmetik. Biasanya zat ini di temukan dalam produk-produk pencerah kulit wajah. Penggunaan kosmetik yang mengandung merkuri dapat menyebabkan iritasi pada kulit, timbulnya bintik-bintik hitam pada kulit dan kulit berubah menjadi lebih gelap. Penggunaan jangka pendek dapat menyebabkan muntah-muntah, sedangkan penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pada susunan syaraf, ginjal dan juga otak. Pada ibu hamil yang menggunakan kosmetik yang mengandung merkuri dapat mengganggu perkembangan pada janin yang sedang dikandung.
  5. Rhodamin B
    Racun berbahaya dalam kosmetik lainnya adalah rhodamin B. Rhodamin B merupakan pewarna sintesis yang biasa digunakan dalam industri tekstil ataupun kertas. Namun, Rhodamin B juga banyak digunakan dalam pembuatan kosmetik. Penggunaan jangka panjang kosmetik yang mengandung pewarna buatan dapat menyebabkan kanker.
  6. Wewangian sintesis
    Wewangian sintesis yang digunakan dalam produk kecantikan juga dapat membahayakan kesehatan.
  7. Triethanolamine
    Biasanya zat ini digunakan untuk mengatur kadar pH dalam kosmetik. Penggunaan kosmetik yang mengandung zat ini dalam jangka panjang dapat menyebabkan reaksi alergi, kekeringan rambut dan juga kulit.
  8. PVP/VA Copolymer
    PVP/VA Copolymer ini juga merupakan salah satu zat berbahaya dalam kosmetik. Biasanya digunakan dalam hairspray dan kosmetik lainnya. Partikel-partikel yang terdapat pada zat ini bisa masuk kedalam paru-paru yang membahayakan kesehatan.
  9. Paraben
    Zat ini biasa digunakan dalam pembuatan sabun, pasta gigi dan juga deodoran. Paraben bisa menyebabkan alergi pada orang yang memiliki kulit sensitif.
  10. Polyethylene Glycol (PEG)
    PEG yang terdapat dalam kosmetik dapat mengganggu kelembaban kulit sehingga dapat menyebabkan resiko terjadinya penuaan dini dan kulit menjadi lebih rentan terserang bakteri.
Ternyata ada banyak sekali zat kimia berbahaya yang digunakan oleh produsen “nakal” dalam proses pembuatan produk kosmetiknya. Setelah mengetahui beragam jenis racun berbahaya dalam kosmetik ada baiknya jika anda lebih hati-hati dalam memilih produk kecantikan.